Sindir Program Yang Dicueki Alias Tidak Jalan, Bupati Rombak Jabatan

RubriKNews.com, LEBONG – Jum’at pagi (20/10), sekitar pukul 08.00 WIB, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, dilakukan perombakan besar-besaran oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah, S.Ip, M.Si. Dimana, pelantikan dilakukan di ruang aula Setdakab Lebong, yang dihadiri oleh Ketua Baperjakat Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong Mirwan Effendi, SE, M.Si.RubriKNews.com, LEBONG – Jum’at pagi (20/10), sekitar pukul 08.00 WIB, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, dilakukan perombakan besar-besaran oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah, S.Ip, M.Si. Dimana, pelantikan dilakukan di ruang aula Setdakab Lebong, yang dihadiri oleh Ketua Baperjakat Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong Mirwan Effendi, SE, M.Si.

Diketahui sepanjang tahun 2017 ini, Bupati untuk untuk ketiga kalinya melakukan perombakan jabatan di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lebong. Yang mana, perombakan kali ini, dengan jumlah jabatan terbanyak yang dilakukan pergeseran maupun pergantian ASN. Yakni, sebanyak 136 ASN terdiri dari 3 jabatan eselon II, 11 jabatan eselon IIIa, 18 jabatan eselon IIIB, 93 jabatan eselon IV a dan 11 jabatan eselon IV b.

Dalam sambutannya dihadapan ASN, pria yang biasa disapa Bupati Jhon ini, menuturkan. Ia mengharapkan seluruh ASN dapat mengemban amanah dengan baik dan bertanggungjawab. Menurutnya, sebuah jabatan adalah amanah untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Lebong, sehingga betapa pentingnya untuk dilakukannya penyegaran yang sudah semestinya disesuaikan dengan kebutuhan OPD saat ini.

” Pelantikan hari ini merupakan sebuah penyegaran, agar setiap ASN dapat mencoba suasana baru. Terlebih lagi adanya perubahan nomenklatur, jadi kita melakukan pengisian kekosongan jabatan,” ungkap Jhon.

Ia menghimbau, agar pejabat baik yang baru dilantik maupun yang tengah menjabat agar dapat kreatif dan memiliki terobosan serta inovasi. Terlebih lagi, bagi Kepala Dinas, untuk dapat mengontrol kinerja bawahannya, apakah benar-benar bekerja untuk melayani dan memenuhi kepentingan masyarakat, atau tidak?.

” Saya mengharapkan antar ASN dapat saling kompak dalam menjalankan kinerjanya sebagai abdi negara, dimana dapat maksimal menjalankan program kita. Meski demikian, saya tegaskan, kompaknya bukan tentang hal yang negatif, seperti kompak datang kekantor hanya kewajiban, dan setibanya dikantor hanya main game, atau hanya duduk gosip,” imbuhnya.

Lebih jauh Jhon mengingatkan, Pemkab Lebong saat ini memiliki Pekerjaan Rumah (PR) yang cukup banyak, salah satunya mengantisipasi tingkat kemiskinan, yang tahun ini diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin.

” Mulai saat ini, saya butuh seluruh OPD, segera menyusun program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebong ini. Ini akan saya monitor langsung, saya harap Sekda dapat mengagendakan sidak langsung ke setiap OPD, agar dapat diketahui bagaimana ASN bekerja setelah rotasi ini,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, Jhon juga sedikit menunjukkan kekesalannya terhadap beberapa program yang semestinya dapat berjalan, namun tidak berjalan. Ia menyentil salah satu dari 16 program unggulan, yakni beasiswa sarjana di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebong yang mandeg alias tidak berjalan.

” Kita memiliki 16 program untuk kesejahteraan masyarakat Lebong, yang mana telah direvisi menjadi 5 program saja. Saya harap, semua OPD dapat mendukungnya, karena jika seperti ini saya nilai sangat payah. Ia menerangkan, beasiswa sarjana itu tidak jalan kalau begitu caranya, kedepan tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan program tersebut,” tutup Bupati.

 

 

Laporan : Effendy

Related posts

Leave a Comment